Saya merasa sangat gelisah ketika kemarin siang sekitar pukul 14.30 di daerah tempat tinggal saya tiba-tiba listrik padam. Waktu itu saya punya rencana akan pergi ke warnet untuk mengirimkan tugas kuliah, tapi ternyata di daerah cisaat semua listriknya padam. Akhirnya saya menunggu sampai listrik nyala kembali. Sebenarnya dari pagi saya sudah merencanakan untuk segera menyelesaikan tugas itu, namun saya belum sempat pergi ke warnet karena ada jadwal mengajar di sekolah. Jadi saya baru bisa pergi ke warnet siang kemarin sepulang dari sekolah.
Saya kira listrik padam tidak akan lama, tapi ternyata sampai magrib pun belum juga nyala. Saya sangat cemas dan takut kalau listrik padamnya sampai malam sehingga saya tidak bisa menyelesaikan tugas itu apalagi tidak ada warnet yang dekat dengan rumah saya. Meskipun demikian, dalam hati saya tetap bertekad untuk berusaha menyelesaikan dan mengirimkan tugas itu malam tadi. Dengan rasa cemas dan gelisah saya memikirkan bagaimana jalan keluarnya, lalu saya minta izin kepada orang tua untuk pergi ke warnet yang ada di Sukabumi demi menyelesaikan tugas itu. Tetapi mereka tidak mengizinkan saya untuk keluar malam karena waktu itu sudah menunjukkan pukul 19.30, lalu saya berfikir untuk sms dosen mata kuliah tersebut. Dengan rasa sangat malu dan takut kurang sopan, akhirnya saya pun sms beliau dan memberitahukan keadaan saya saat itu. Namun saya masih tidak tenang kalau belum menyelesaikan tugas.
Malam tadi saya sangat berharap agar listrik cepat nyala. Setelah itu tidak lama kemudian, sekitar pukul 20.15 akhirnya listrik nyala kembali. Saya sangat senang dan bersiap-siap untuk pergi ke warnet bersama adik saya, dan orang tua saya pun telah mengizinkan.
Walaupun hari sudah malam dan jalanan sudah agak sepi karena waktu itu dari sore hujan tidak henti-hentinya, tetapi saya tidak memikirkan rasa takut karena niat dan tujuan saya hanya untuk memyelesaikan tugas itu. Ternyata warnet yang saya tuju itu tutup padahal saya sudah cukup lelah berjalan dari rumah. Saya sudah merasa pesimis mungkin malam tadi saya tidak bisa menyelesaikan tugas itu. Tetapi saya masih tetap ingin berusaha dan mencari warnet lain sekitar tempat itu, lalu saya menemukan warnet yang buka dan lumayan cukup jauh dari rumah saya. Untungnya saya diantar oleh adik, seandainya tidak diantar saya tidak berani keluar sendiri apalagi malam-malam. Saya berada di warnet sampai pukul 21.30, kemudian saya pulang dan jalanan di sekitar rumah saya pun sudah sepi. Sungguh perjuangan yang mengesankan…
Rabu, 25 November 2009
Diposting oleh Eneng SY di 22.03
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar